10 Kesalahan dalam Merawat Kolam Renang

Jika Anda memiliki kolam renang sendiri, Anda adalah salah satu yang beruntung. Beberapa orang menggunakan kolam renang mereka sepanjang tahun. Perawatan Kolam Renang tidak harus menjadi sulit, tapi mengetahui bagaimana melakukannya dengan benar, akan menjaga kolam Anda senantiasa nyaman, bersih dan sehat untuk keluarga Anda. Berikut 10 kesalahan dalam merawat kolam renang: keluarga.
- Tidak pernah memeriksa kadar kimia dalam kolam secara berkala. Periksa kadar kimia kolam renang setidaknya satu kali perminggu. Dengan melakukan hal ini Anda dapat membuat penyesuaian air secara berkala.
- Membiarkan pH air berada di atas nilai 8,0. Pada nilai 8.5 klorin hanya aktif sebesar 10% dan pada nilai 7.0 sekitar 73% aktif. Dengan hanya mempertahankan pH sekitar 7,5 maka nilai klorin atif pada air adalah 50-60%. Menjaga nilai pH dalam air kolam renang ini berarti Anda menjaga kefektifan penggunaan klorin pada kolam renang.
- Tidak menjaga alkalinitas antara 80-140 PPM. Alkalinitas rendah atau tinggi dapat mempengaruhi keseimbangan air dan akhirnya menurunkan kemampuan pembersihan dalam kolam renang.
- Tidak memeriksa nilai TDS (Total Dissolved Solids) atau kerapatan kalsium ecara teratur. Periksa nilai TDS setidaknya setiap 6 bulan dan kerapatan kalsium setiap bulan. Ini juga mempengaruhi keseimbangan air yang berbeda dari sanitasi, meskipun terkait.
- Tidak membersihkan sel dalam salt water systems (klorin Generator). Sel-sel yang berkarat atau rusak akan menghasilkan sedikit klorin.
- Menggunakan Backwashing Sand atau DE filter terlalu sering. Jika Anda melakukan ini, filter dapat tidak pernah mencapai potensi pembersihan. Jika Anda melakukan backwash, maka akan membuang air terlalu sering. Kebanyakan filter memerlukan backwashing ketika gauge tekanan naik 8-10 PSI untuk pembersihan.
- Tidak membersihkan skimmer keranjang dan/atau serat rambut pada pompa kolam renang pompa secara berkala. Jika ini penuh dengan kotoran maka akan dapat menghambat sirkulasi air dan berpotensi menciptakan masalah besar.
- Menambahkan bahan kimia secara berlebihan, khususnya klorin cair, pada siang hari. Cobalah melakukan aktivitas ini pada malam hari atau setelah matahari telah terbenam. Anda akan mendapatkan lebih banyak manfaat di waktu itu.
- Tidak menyikat dinding dan ubin cukup sering. Menyikat dinding dan lantai kolam renang akan membantu menghilangkan masalah pertumbuhan ganggang dan Alga. Selain itu, menyikat dapat menjaga ubin kolam renang tetap bersih dan menghemat biaya perawatan kolam renang.
- Pastikan bahwa Anda menjaga ruang antara bagian bawah penopang pada dek dan bagian atas ubin, serta periksalah apakah terjadi keretakan atau tidak. Serta ceklah aliran air dari dan keluar dari kolam renang serta decking.
Dengan adanya panduan diatas, setidaknnya Anda mempunyai gambaran apa yang harus Anda lakukan untuk menekan biaya perawatan kolam renang yang Anda miliki. Jika masih menemukan permasalahan, gunakan kontak dibawah ini untuk berkonsultasi dengan team Jasa Kolam Renang.
* Respon cepat Jasa Kolam Renng Profesional: Telepon/WhatsApp. +6282131748714
Post a Comment for "10 Kesalahan dalam Merawat Kolam Renang"